Puskesmas Danau Indah Perkuat Edukasi dan Pencegahan HIV di Lingkungan Industri

Puskesmas Danau Indah Perkuat Edukasi dan Pencegahan HIV di Lingkungan Industri

CIKARANG BARAT — KataNusaNews. Puskesmas Danau Indah bersama PT Denso, Yayasan Grapiks dan LSM PTB menggelar kegiatan edukasi dan kampanye kesehatan dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia tahun 2025 di Aula PT Denso, Selasa (23/12/2025).

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya di lingkungan kerja, mengenai pencegahan HIV dan pentingnya menjaga keberlanjutan layanan kesehatan,” ujar Kasubag Puskesmas Danau Indah, Lilis Sri Mulyati.
Acara bertema “Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV” ini diikuti oleh karyawan PT Denso dan pihak terkait sebagai bagian dari upaya memperluas edukasi HIV/AIDS di lingkungan industri serta membangun kesadaran kolektif akan pentingnya deteksi dini dan pencegahan.

“Upaya pencegahan HIV tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi membutuhkan kolaborasi antara fasilitas kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat agar layanan HIV tetap berjalan dan mudah diakses,” kata Lilis.
Selain menekankan pencegahan, kegiatan ini juga mengangkat pentingnya menghapus stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV (ODHIV) melalui penyampaian pesan edukatif yang persuasif dan mudah dipahami.

“Dukungan lingkungan yang positif dan bebas stigma akan membantu ODHIV tetap percaya diri, patuh menjalani pengobatan, serta rutin mengakses layanan kesehatan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diisi dengan penyampaian materi kesehatan, kampanye kepedulian, serta ajakan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif.

“Melalui peringatan Hari AIDS Sedunia ini, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat dan sinergi lintas sektor dapat terus terjalin demi keberlanjutan layanan HIV,” pungkas Lilis.
Selain edukasi kesehatan, kegiatan ini juga menghadirkan orang dengan HIV/AIDS (ODHIV) yang menyampaikan testimoni sebagai bentuk pembelajaran langsung dan penguatan empati bagi peserta.

“Saya berharap melalui kegiatan seperti ini, masyarakat tidak lagi takut untuk melakukan tes HIV dan tidak memberikan stigma, karena dengan pengobatan yang rutin kami tetap bisa hidup sehat dan produktif,” ungkap salah satu ODHIV.Red

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )