Plt Bupati Bekasi Ingin Alun-Alun Eduforest Jadi Ruang Publik Kebanggaan Masyarakat

Plt Bupati Bekasi Ingin Alun-Alun Eduforest Jadi Ruang Publik Kebanggaan Masyarakat

SETU – KataNusaNews.com Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja berharap keberadaan Alun-Alun Eduforest di Kecamatan Setu dapat menjadi ruang publik yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi kebanggaan warga Setu dan Kabupaten Bekasi.
Harapan tersebut disampaikan Asep saat meninjau kawasan Alun-Alun Eduforest, Jumat (11/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Asep juga melakukan penanaman pohon manggis sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Plt Bupati Asep Surya Atmaja mengatakan, kawasan Eduforest memiliki luas sekitar 5,25 hektare yang di dalamnya terdapat alun-alun sebagai ruang publik dan kawasan hutan kota yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, berinteraksi sosial hingga kegiatan UMKM.
“Eduforest ini milik Pemprov Jawa Barat, dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya masyarakat Setu, dan ke depan menjadi kebanggaan masyarakat,” ujar Asep.
Asep juga menyampaikan bahwa dirinya telah melakukan komunikasi dengan Gubernur Jawa Barat dan mengundang gubernur berkunjung ke kawasan tersebut.
“Saya berharap ke depan pengelolaan Alun-Alun Eduforest dapat dikoordinasikan secara lebih optimal sehingga keberadaannya dapat menjadi ruang publik yang memberikan manfaat sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Setu dan Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Tim Eduforest Cabang Dinas Kehutanan Wilayah I Bogor-Depok-Bekasi, Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Nurul Khoirot, menjelaskan bahwa sekitar 4 hektare kawasan tersebut merupakan hutan kota yang terbagi dalam sejumlah zona dengan berbagai jenis tanaman, termasuk tanaman buah, kayu-kayuan dan tanaman endemik Jawa Barat.
“Eduforest bukan hanya menjadi ruang terbuka hijau, tetapi juga laboratorium alam untuk edukasi masyarakat dan pelajar,” jelas Nurul.
Menurutnya, kawasan tersebut rutin dimanfaatkan untuk kegiatan edukasi lingkungan, Pramuka, camping hingga program Jumat Menanam, serta memiliki lahan pembibitan sekitar 1 hektare yang menyediakan berbagai jenis bibit untuk masyarakat.
Nurul berharap keberadaan Eduforest dapat terus dikembangkan sebagai kawasan hijau yang memiliki fungsi ekologis, edukatif dan sosial sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.(*)

CATEGORIES
Share This

COMMENTS

Wordpress (0)
Disqus ( )